Seribu Makan Ayam?

Masih dalam suasana cekak bin bokek. Tadi kami di ruang guru saling curhat tentang kebokekan kami. tentunya tetap dalam suasana canda tawa. Hidup jangan dibawa susah Man…. Sampai ada isu bahwa gaji guru tuh sekarang sudah 5 koma. Maksudnya setiap tanggal 5 udah keuangan guru sudah coma (keadaan pingsan). Kacian deh.

Kabarnya Kepala sekolah kami menelpon langsung ke bagian Penggajian guru PTT. Dan suara dari seberang sana (yang menerima telepon dari kepsek) mengiyakan bahwa guru PTT sampai saat ini memang belum menerima gaji dari Pemda DKI. Alasannya adalah anggarannya belum ditandatangani oleh DPRD. Duh…

Tapi ada guru yang walaupun bokek masih bisa makan ayam tuh… Wah belum tau dia, di Tanjung priok dengan uang seribu bisa makan dada ayam. Heran kan?

Di daerah Tanjung Priok emang ada tukang ayam goreng keliling. Yang dijual sate jeroan, sate usus, sate kulit, ceker, kepala, dada, sayap, dan brutu. Harga dagangannya hanya seribu kecuali sayap Rp 1500. Kok sayap lebih mahal dari dada? Iya… karena hanya sayap aja yang dagingnya masih utuh. Nah dada ayam yang dijual lebih tepatnya tulang dada ayam. He…he…he…

Jadi walaupun bokek masih bisa seribu makan ayam🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s