Geger

Kemarin diruang guru geger karena blog seorang siswa sekolah kami. Di blog tersebut si siswi ini memaki-maki kepsek dan semua guru. Kata-katanya jauh dari santun. Menurut saya hanya sebagian guru saja. Karena saya gak tau anak yang duduk dikelas x8 ini. Saya juga tidak pernah berurusan dengan dia.

Awal ceritanya dari keisengan saya dan seorang teman searching nama kepsek di google. Eh diantara sekian banyak web yang terdapat nama beliau salah satunya adalah blog anak ini. Artikel diblog tersebut hanya ada tiga. Satu artikel tentang dirinya sedang dua artikel yang lain adalah uneg-unegnya tentang sekolah kami. Lebih tepatnya uneg-uneg tentang kepsek dan guru-guru. Artikel terbaru dia tulis tanggal 30 April 2007.

Siempunya blog diciduk. Diivestigasi. Dia mengaku blognya diacak-acak orang. Bisa jadi. Tapi ini kemungkinan yang kecil sekali. Ada kata kunci pada artikel tersebut yang mengidentifikasikan bahwa dialah si penulis artikel.

Mayoritas guru senior marah. Guru-guru senior yang wanita emosi karena si anak mengeneralisir guru di sekolah kami. Saya sendiri lebih tertarik kepada latar belakang mengapa sampai dia menulis seperti itu.

Menjadi abg jaman sekarang banyak tantangan dan godaannya. Dulu waktu saya abg kira-kira 15 tahun yang lalu. Mal belum sebanyak sekarang. Sebagai contoh Mal Kelapa Gading (MKG) yang dulunya bernama Kelapa Gading Mall merupakan satu-satunya mal di kelapa gading dan sekaligus di Jakarta Utara. Mal tersebut hanya terdiri dari dua lantai. Lantai satu berisi supermarket Diamond dan food court. Lantai dua berisi supermarket Diamond juga, Gramedia, dan Twenty one. Kalau dibandingkan dengan MKG sekarang, Kelapa Gading Mall yang dulu itu cuman spertiganya atau mal 1 nya MKG sekarang.

Komputer dan segala pernak perniknya termasuk internet dan games masih menjadi barang mewah. Stasiun TV yang beredar cuman TVRI dan RCTI. Yang gratis cuman TVRI sedang RCTI harus pakai dekoder. Kecuali hari minggu, TVRI menggelar acara mulai jam 4 sore. Isi acaranya “pemerintah” banget. Seperti desa ke desa, klompencapir, safari golkar, dan sejenisnya. Buat anak abg pasti bete banget nontonnya.

Dari pada ke mal yang sempit atau nonton TV yang acaranya ngebete’in ya… mending belajar.

Bandingkan dengan jaman sekarang. Mal sudah dimana-mana seperti jamur di musim hujan. Di kawasan Kelapa Gading saja sudah ada tiga yaitu: Mal Kelapa Gading, Kelapa Gading Sports Mall, dan Mal Atha Gading. Belum lagi stasiun TV. Kabarnya jumlah stasiun TV sekarang tuh ada 16. Wah… Jangankan memilih antara belajar atau nonton TV (pasti lebih memilih nonton TV). Lha wong pada saat nonton TV aja bingung pilih acaranya.

One thought on “Geger

  1. Sepakat, lebih baik mencari akar masalah knp si anak mencak2/maki2 d blog nya. Sama dengan yg gw alami dgn salah satu guru senior disana yg lebih menonjolkan arogansinya.
    Okeh deh bu guru… sukses yeee….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s