Tempat Tinggal Baru

Sudah lebih kurang 3 bulan tinggal di rumah sendiri. Lumayan udah mulai adaptasi. Tadinya sempet ragu, pindah gak ya? Teman2 guru di sekolah saya ada beberapa yang tinggal di cimanggis dan cilengsi. Kalau berangkat dari rumah jam 5.00 pagi. Malah ada yang tinggal di Cikampek. Berangkat dari rumah jam 4.00 pagi. Wow… Jangan-jangan sambil bangunin ayam😀

Suami saya menyarankan pindah ke SMA terdekat yaitu SMAN 1 Cibinong. Saya sebenernya mau saja, apalagi saya dapat informasi bahwa salah satu guru matematika di sana wafat di akhir tahun 2007 lalu karena serangan jantung. Mengingat status saya yang masih jadi guru PTT saya urung pindah. Karena kalau saya pindah berarti saya mulai lagi dari awal sebagai guru honor.

Disinilah romantika perjuangan saya berangkat ke sekolah. Wueleh….

Di gedung yang baru ini kami gak lagi dapet makan siang secara prasmanan. Diganti mentahnya aja. Kabarnya Rp 6.000 perhari. Padahal saya perlu makan pagi dan siang. Jadilah saya bangun lebih awal untuk mempersiapkan bekal makan saya. Pernah suatu hari dikasih tetangga singkong hasil kebun depan rumah. Pagi harinya saya kukus dan bawa ke sekolah. Banyak peminatnya. Katanya ntu singkong empuk. Mungkin karena baru dicabut dari tanah. Hari berikunya saya di tanya “Bawa singkong lagi gak? Saya suka tuh singkong yang kamu bawa.” Dalam hati, wah… Itu kan singkong dari tetangga. Walau demikian saya menjanjikan akan bawa lagi besok.

Ndilalah pulang sekolah, saya sampai di pasar Cibinong jam 4.30 sore. Sudah sepi. Gimana nih? Udah terlanjur janji. Apalagi yang saya janjiin itu termasuk salah satu guru saya (saya kan ngajar di almamater). Saya juga gak mau ingkar janji. Mau minta ke tetangga gak enak ah. Jadi saya cari-cari singkong sampai dapat. Ya begitulah, lain kali kalau janji pakai insyaAllah. Itu pelajaran yang saya dapat.

Karena banyak permintaan dan sekarang warung sayuran depan komplek juga jual singkong, saya hampir setiap hari bawa singkong. Jangan-jangan warung itu jual singkong karena sering saya tanya “Ada singkong gak?”😉 Singkong yang terakhir saya bawa produk 1/2 gagal. Begini, waktu masak saya tinggal mandi. Eh lupa. Tau-tau airnya sudah kering sehingga pancinya gosong😦 Saya ragu, bawa gak ya? Saya coba sedikit. Gak terasa gosongnya. Waktu bawa ke sekolah saya bilang ini produk 1/2 gagal. Eh laku juga. He..he..he.

Mulanya kalau berangkat sekolah saya menggunakan bis umum. Sering stress karena datangnya rata-rata jam 5.30. Alhamdulillah ada yang kasih tau naik bis karyawan aja. Selain lebih murah juga gak pakai ngetem. Saya tau gambaran pegawai perusahaan yang mencarter bis tersebut. Rata-rata perempuan usia muda. Perusahaanya di pelabuhan pos 1, kan gak jauh dari lokasi sekolah saya.

Pertama naik itu bis, saya perhatikan, kok gak ada karyawan perusahaan tersebut ya? Tampangnya beda. Malah kalau saya turun penumpangnya tinggal dikit, paling-paling 5 orang. Tinggal Babeh-babeh. Tampangnya jadul pula. Saya heran. Mana karyawan perusahaan tersebut? Malah sering bis tersebut balik arah di dekat sekolah saya. Jadi saya turun didepan gerbang sekolah. Cibinong – Priok cuman Rp 4000. Murah kan….

Hari-hari berikutnya saya jadi penumpang bis karyawan tersebut. Di dalam bis, rata-rata penumpang melanjutkan tidurnya lagi. Kadang ada yang sampe ngorok😀 Pada hari yang saya hampir terlambat karena bisnya gak lewat tol dalam kota. Saya baru tau jika bis berangkat dari Cibinong jam 5.30 pagi maka dia gak lewat tol dalam kota karena pegawai perusahaan yang seharusnya bis itu bawa sudah ada.

Bis ini pangkalannya di Cibinong. Padahal karyawan perusahaan yang mencarter bis itu mulai berangkat kerja jam 6.30 an di sepanjang rute Cawang-Priok. Jadi kalau subuh-subuh itu bis ngangkut penumpang seperti saya ini mungkin hanya untuk tambah penghasilan saja. Dari pada dari Cibinong kosong.

Kami-kami yang bekerja di sepanjang rute tersebut atau yang transit di UKI sangat tertolong sekali. Trims ya Pak Supir. Saya merencanakan jika saya bawa singkong kukus maka pak supir dan kondektur akan saya kasih deh.

Pernah saya ketinggalan bis (lagi) yang biasa saya tumpangi. Naik bis yang sama tapi beda supir. Jam 5.30 pagi. Gak lewat tol dalam kota. Jadi saya turun si Penas bersama 4 orang bapak-bapak. Sepertinya mereka satu rute dengan saya. Ada bis pariwisata lewat. Mereka memberhentikan bis tersebut. Saya tanya dengan salah satu bapak itu, “Pak ini rutenya kemana?” Dijawab: “Ke Priok.” Dengan nekat (dari pada telat) saya ngomong “Saya ikut ya?”. Saya ikut numpang deh. Ketika saya tanya berapa bayarnya dan dijawab gratis. Ternyata ini bis carteran perum pelabuhan. Ketika saya mau turun, beberapa penumpang bilang: “Kiri pak supir, Bu guru mau turun.” Ih… Kok tau saya guru ya? Padahal saya hari itu gak pakai seragam biru.
Kalau pulang sekolah naik bis umum. Pengalaman saya, ini bis kelamaan ngetem di UKI. Akhirnya saya akalin aja. Saya bayar sampai UKI. Setelah sampai di UKI saya pindah bis yang segera berangkat🙂 Mudah-mudahan penumpang bandel kayak saya ini hanya seorang saja.

8 thoughts on “Tempat Tinggal Baru

  1. Wah… seorang guru ya? Sip deh! Selamat pindahan mengajar ya, semoga dapat betah ditempat mengajar yang baru.

    Btw, terims telah mampir di blogku ya, dan salam kenal juga!🙂

  2. rencana awal taon 2009 saya jadi warga cimanggis.. tepatnya di komplek permata cimanggis.. dan saya kerja di cawang.. infonya ya jalur bis dari cimanggis ke cawang.. thanks..

  3. Wah tetanggaan dengan komplek saya dong. Kalau kerja, berangkat dari rumah jam berapa?
    1. Berangkat
    Jam 5 pagi di jalan tapos udah ada angkot 68 warnanya biru. Cuman satu-satunya angkot yang lewat situ. Lewat depan gerbang permata cimanggis yang dijalan tapos tuch. Kalau saya selalu dianter oleh suami saya sampai pasar cibinong. Jam 5 pagi (juga) didepan pasar cibinong banyak angkutan umum. Rute Bekasi-Cibinong atau Tg Priok-Cibinong semua masuk tol jagorawi keluar di UKI. Yang biasa Rp 5.000,00 yang AC Rp 6.000,00.
    Ada juga bus Kramat Jati (yang saya tahu ada 4 unit). Jam lewat pasar Cibinong adalah 5.05, 5.10, 5.15, dan 5.25. Semua bis kramat jati juga lewat jagorawi. Cepat dan gak pake ngetem. Sampe di UKI jam 5.40 – 6.00 pagi. Bayarnya Rp 5.000,00. Setelah di UKI baru ganti bus yang menuju Cawang. Kalau naik bus dari depan pasar cibinong udah lebih dari jam 6.00 pagi maka sampai di UKI bisa-bisa paling cepat jam 7.30 pagi. Karena di Jagorawi udah padat.
    2. Pulang
    Naik angkutan yang lewat UKI. Turun di UKI. Disana ada banyak bus tujuan Cibinong lagi pada ngetem. Nanti bus tersebut masuk tol Jagorawi keluar di Citeureup. Baru menuju pasar Cibinong. By the way, terminal Bus Cibinong terletak di belakang Ramaya Cibinong. Gak jauh dari pasar Cibinong. Ramayana dengan pasar saling bersebelahan.
    Kalau mau naik motor dulu, motor bisa dititip di tempat penitipan motor. Ada banyak tempat penitipan motor yang berada di sebelah pintu tol Citeurep. Berarti nunggu bisnya dekat pintu tol Citeurep. Biaya penitipan Rp 2.000,00. Kalau motor diambil lebih dari jam 9.00 malam biayanya Rp 3.000,00

    Begitulah. Semoga bermanfaat.

  4. mau tanya tentang penitipan motor di pintu tol cibinong/citeurep…
    1. Adanya di sebelah mana aja? ada nomor yang bisa kita kontak ga?
    2. kita bisa titip motor kita lewat dari sehari gak ya? misalkan titip hari Jumat, diambil hari Minggu.
    Terimakasih atas jawabannya

  5. Salam kenal.
    1. Sebelum pintu masuk tol citeureup yang mau ke jakarta, tepatnya di sebelah krir ada beberapa penitipan motor. Diseberangnya juga ada. Disebelah pintu keluar tol citeureup yang arah dari bogor. Biayanya sektar IDR 2 000, 00. Gak punya no kontak pengelolanya
    2. Motor yang dititipkan bisa bermalam juga. Ada biaya tambahannya.
    Semoga bermanfaat.

  6. I seriously love your site.. Excellent colors & theme.
    Did you develop this web site yourself? Please reply
    back as I’m trying to create my own personal blog and would like to know where you got this from or exactly what the theme is named.
    Kudos!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s