Musik di Ruang Guru

Saya punya laptop toshiba portege m 100. Belinya di bulan nopember 2006. Waktu itu habis suasana lebaran. Dengan menguras hampir seluruh uang tabungan saya, dapatlah itu laptop 12′.

Saya memutuskan beli laptop bukan buat gaya-gayaan. Apalagi buat sas online. Sering kali saya mendapat jam mengajar < 24 jam seminggu. Padahal wajib hadir 5 hari kerja minimal dari jam 7.00 pagi s.d siswa pulang sekolah. Jadi dari pada luntang-lantung gak ada kerjaan, saat itu saya memutuskan merintis menulis buku pelajaran matematika.

Walaupun bekas dan jadul, laptop saya ini sering jadi laptop impian di ruang guru. Karena ukuran yang mini dan harganya yang hanya 1/3 harga laptop baru Toshiba portege. Para guru ingin dibelikan laptop seperti itu. Tapi saya gak berani nyariin buat mereka. Beli laptop bekas resikonya lebih besar dari beli laptop baru.

Ternyata koleksi musik saya diam-diam juga digemari oleh para guru di ruang guru. Koleksi saya: lagu barat tahun akhir 1980an s.d awal tahun 1990an (jaman ABG), lagu mandarin (hasil demam meteor garden dan f4), lagu korea (gara-gara teledrama full house), lagu indonesia, dan lagu dangdut. Biasanya sambil ngetik saya stel deh koleksi saya.

Ada yang bela-belain duduk disamping saya just for listening to the music🙂 Ada yang minta diputar lagu tertentu (lagu pengalaman pribadi atau lagu curhat tuh). Trus kalau pas yang muncul lagu dangdut, sebagian protes. Minta tukar lagu bukan dangdut. Sakit kepala. Begitu alasannya🙂 Yang gak suka lagu dangdut biasanya yang umurnya gak terpaut jauh dengan saya. Eit, sebagian yang lain justru mendukung agar lagu tersebut diperdengarkan sampai selesai. Kalau yang ini berasal dari guru-guru yang masa ABGnya jadul banget. Guru-guru yang ABG nya tahun 1970an. Jadi rame deh.

Ada yang minta di-copy-in koleksi lagu barat. Ada yang minta di-copy-in koleksi lagu dangdut. Malah salah satu guru sepuh sering ikut nyanyi bareng suara Rhoma Irama di lagu Kegagalan Cinta. Inget masa ditolak cintanya kali ye.

Cukup sekali/ Aku merasa/ Kegagalan cinta/ Takkan terulang/ Kedua kali/ Di dalam hidupku/ …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s