Aljabar Abstrak (2)

Minggu lalu adalah masa-masa  UTS. Soal UTS Struktur Aljabar berupa Take Home Test. Jumlah soal ada 5 butir. Buku yang digunakan “Graduate Texts in Mathematics 73. Algebra.”  Ditulis oleh Pak Thomas W. Hungerford. Soal diberikan hari Rabu 28 Oktober 2009. Dikumpul hari Selasa 3 Nopember 2009.

Hampir setiap hari Kami membahas itu soal. Begitu dapat soal, langsung bahas nomor 1. Dari pukul 13.00 – 17.00 gak selesai. Bersambung esok hari. Pada jam yang sama. Gak ada kemajuan. Hari Jumat libur bahas soal. Kuliah penuh dari jam 13.00 – 17.00. Sabtu lanjut lagi bahas soal yang sama. Dari jam 9.00 – 14.00.

Kesimpulannya adalah bahwa kami mengetahui apa yang diinginkan soal. Kemudian kami mengetahui juga perangkat-perangkat yang harus digunakan. Definisi, Teorema, Corollary, dan hal-hal yang sejenis. Tapi masih mentok juga Boo…

Senin 2 Nopember 2009. H – 1. Terpaksa harus selesai neh. Jam 9.00 – 14.00 dikupas tuntas. Masalah berikutnya adalah bagaimana mengetik berlembar-lembar penyelesaian soal-soal tersebut dalam semalam. Ya… di coba saja.

Sepulang kuliah jam 18.30 gak mungkin langsung ngetik. Main bersama anak-anak dulu. Jam 19.30 tidur. Bangun jam 21.30. Pekerjaan mengetik dimulai.

Ditemani segelas nescafe coffemix. Padahal saya gak suka ngopi. Satu nomor soal dan penyelesaian diketik oleh suami. Ke-empat soal dan penyelesaian, saya yang ketik. Berharap pukul 2 dini hari nanti selesai. Menjelang jam 2.00 gak ada tanda-tanda rampung. Baiklah. Mudah-mudaha jam 3.30 kelar. Biar saya bisa mempersiapkan bekal makanan buat hari ini. Menjelang jam 3.30 gak ada tanda-tanda selesai. Duh. Mudah-mudahan jam 4.30 selesai. Biar bisa berangkat kerja. Ternyata gak selesai juga. Ya… terpaksa hari ini bolos.

Akhirnya jam 7.00 pagi baru selesai. Mau diprint nih. Baru kurang lebih satu minggu ini saya menggunakan Ms Word 2007. Jadi belum terbiasa. Dan tadi malam selain Ms Word 2007, saya juga mengunakan Ms Visio 2003, dan Mathtype 5.0. Waktu ngeprint gak sesuai harapan. Lemes. Kalau gak bisa diprint gimana nih. Sudah tidak bisa marah-marah lagi. Kehabisan tenaga. Alhamdulillah suami masih belum berangkat. Masalah langsung ditangani suami.

Setelah sukses ngeprint saya tidur. Jam 7.30 – 10.00. Bolos kerja. Gak kasih kabar. Bingung. Alasan sakit gak tepat. Lha wong saya gak sakit. Ijin? ijin apaan? Lagian pengalaman sebelumnya ketika saya minta ijin karena mau mengantar anak saya dihari pertama dia sekolah. Gak mulus. Maka dengan berbesar hati saya menerima kalau besok saya “dipanggil” kepala sekolah. Biarlah itu jadi takdir saya besok.

Siang ini ada kuliah pengganti. Beberapa teman tidak hadir. Yang hadir masih pada lemes. Sinyal lemah. Mata cuma 2 watt. Habis ngelembur.

One thought on “Aljabar Abstrak (2)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s