The Twilight Saga

Mengunjungi salon kecantikan adalah salah satu aktivitas yang sangat saya tidak suka. Membosankan rasanya berjam-jam berada di dalamnya hanya untuk terlihat cantik.

Menurut saya, cantik tidaklah terbatas hanya urusan  fisik. Ketika semesta pembicaraan tentang definisi wanita cantik hanya masalah urusan fisik  semata. Maka definisi wanita cantik itu selalu berbeda untuk setiap komunitas dan setiap generasi. Dengan demikian setiap wanita didunia ini cantik.

Aktivitas yang kurang disukai berikutnya adalah menonton film di bioskop. Konyol rasanya jika saya mengeluarkan uang hanya untuk membuat suasana hati saya jadi kacau. Maksudnya seringkali saya terbayang-bayang adegan film yang saya lihat. Terutama adegan seram. Saya masih ingat salah satu adegan film tentang drakula. Itu film di TVRI yang secara tidak sengaja tertangkap mata saya. Kejadian itu waktu saya SD. Seram. Dan suasana hati saya jadi kacau karenanya.

Namun demikian ada suatu masa saya sering menonton film di bioskop. Masa-masa saya tinggal di Malang. Awalnya tentu bukan karena semata-mata ingin menonton. Dari pada menunggu rumah sementara semua orang pergi nonton. Lebih baik ikut bergabung saja.

Paling tidak sebulan dua kali saya menonton film di bioskop. Mulai dari Dinoyo 21,  Mitra 21, Sarinah 21, sampai dengan Dieng 21. Ternyata aktivitas menonton film di bioskop gak jelek-jelek amat kok. Walaupun demikian hal tersebut tidak menjadi pilihan saya untuk menghabiskan waktu senggang.

Dua minggu belakangan ini saya suka menonton film lagi. Sejak kembali ke bangku kuliah, saya merasa perlu hiburan. Nonton film di bioskop.Tentu dengan alasan yang berbeda dengan alasan ketika saya kuliah di Malang.

Film yang saya sukai jenis drama, seperti My best friend wedding, Romeo and Juliet, Titanic, dan Ever after. Saya menyukai film drama bersetting abad pertengahan. Saya kurang suka film futuristik, action, dan horor.

Yang menarik perhatian saya adalah film remaja “New Moon”. Selain karena memang promosi di media yang besar-besaran. Menurut teman saya film itu diangkat dari novel Twilight Saga. Komentar teman saya: film Twilight bagus. Waktu Twilight diputar dibioskop, saya belum berminat menonton. Itu kan film tentang vampir. Terbayang adegan mahluk yang mulutnya berlumuran darah. Darah. Membayangkan saja sudah mual. Apalagi kalau melihat adegannya. Bisa muntah-muntah.

Kalau saya mau nonton New Moon, maka sebelumnya nonton Twilight dulu dong. Biar nyambung.  Padahal film Twilight sudah lewat. Kebetulan salah seorang teman punya VCD orginal Twilight. Saya pinjam deh. Wah ternyata ini film berbeda dengan film-film tentang vampir. Boleh dibilang, nyaris gak ada adegan yang saya khawatirkan itu tadi. Yang ada sosok vampir yang ganteng dan tampan. Setidaknya pasti begitulah pendapat para ABG tentang aktor-aktor di film tersebut.  Robert Pattinson.

Saya jadi penasaran mau baca novelnya. Twilgiht adalah kisah cinta antara seorang manusia dengan vampir.  Manusia  Isabella Swan dengan vampir Edward Cullen.  Saya ini termasuk yang ketinggalan berita. Beberapa teman disekolah sudah membaca ke-empat novel Twilight Saga. Twilight. New Moon. Eclipse. Breaking Dawn. Saya membaca Twilight seharian. Sangat bagus.

Novel Twilight sangat romantis. Berikutnya tertarik baca New Moon. Dan… tentu saja ingin menonton versi layar lebarnya.

Kamis pulang kuliah jam 14.40, mampir di Detos 21. Ternyata itu film dah mulai jam 14.15. Duh. Sesi berikutnya jam 16.45. Kalau keukeuh nonton. Pulang jam berapa nanti. Gak deh.

Keesokan harinya. Jumat. Sebenarnya, kami para ibu guru di sekolah, merencanakan nonton New Moon. Tapi karena ada keperluan mendadak. Melayat. Jadi bubar deh rencana nonton bareng. Tapi saya masih penasaran. Bagaimana New Moon dalam versi layar lebar. Akhirnya hari sabtu saya jadi nonton New Moon.

Saya merasa salut dengan orang-orang yang bisa berimajinasi menulis serangkaian cerita. Begitu juga saya merasa salut dengan aktor dan aktris yang bisa membuat karakter tokoh-tokoh dalam novel tersebut menjadi hidup.

2 thoughts on “The Twilight Saga

  1. Saya sependapat dengan anda. Mula meminati twilight secara tidak sengaja menonton twiling yang sudah mau tamat di TV. Sejak itu saya terus mencari novel can browsing tentang twilight di internet.

    My craziness begins and I was really fallen to this movie and the series. Unfortunately, that time I was only managed to get the book series 2 and 4th at the kinokuniya KL. Then I started to do my searching, almost all the bookstore in my town I called asking about the rest of the series.. now I just need the Eclipse. I continued my reading at the internet and waiting the stock arrive at KL. So sad !!

    I really can’t stop reading it.

    Zila, KL

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s