Radang Tenggorokan

Setelah pembagian rapor. Hari kamis 17 Desember 2009. Tidak ada kegiatan akademik selama dua minggu ke depan. Itu artinya libur. Terutama bagi saya yang hanya bertugas sebagai guru mata pelajaran.

Libur. Di rumah saja. Cuaca selalu sejuk. Membuat saya tergoda melakukan kebiasaan yang tidak sehat. Minum air mineral kurang dari 2 liter perhari. Ya. selama dua minggu diakhir tahun 2009 cuaca di tempat tinggal saya dan sekitarnya selalu sejuk. Terkadang turun hujan.

Saya lebih senang mengungkapkan sebagai cuaca sejuk dari pada cuaca mendung. Sejuk dan mendung hanyalah masalah pilihan kata. Bukankah pilihan kata hanyalah masalah cara pandang seseorang terhadap suatu keadaan.

Padahal kalau sedang bekerja, saya selalu mendisiplinkan diri untuk meminum air mineral minimal 2 liter perhari. Sebab jika tidak demikian maka saya rentan terhadap penyakit radang tenggorokan. Radang tenggorokan tentu sangat menggangu pekerjaan saya.

Benar saja. Baru tiga hari pertama disemester genap tahun ajaran 2009/2010. Saya terserang demam disertai radang tenggorokan. Hari kamis 7 Januari 2010 tidak masuk kerja. Masih terserang demam. Saya putuskan berobat ke dokter.

Di kompleks tempat tinggal saya terdapat pukesmas. Baru diresmikan sekitar setahun yang lalu. Tinggal lurus jalan kaki menyusuri jalanan yang terbuat dari konblok. Hanya berjarak sekitar 20 rumah dari rumah saya.

Dijalan saya sempat berpikir. Kalau ditanya KTP Jabar gimana? Walau sudah dua tahun tinggal di Cimanggis. Suatu wilayah di Jawa Barat. Saya belum punya KTP Jabar. Masih KTP DKI. Urung mengurus kepindahan. Karena kabarnya kelurahan tempat saya ini mau dipecah menjadi dua kelurahan. Dari kelurahan Cimpaeun menjadi kelurahan Cimpaeun dan kelurahan Tapos. Kalau petugas pukesmas mempermasalahan KTP saya itu, maka biarlah saya menguji kemampuan berdiplomasi saya.

Sampailah saya didepan gedung yang relatif megah. Berwarna putih. Masih kinclong. Dijendela pintu masuk terdapat tulisan “Harap alas kaki dilepas”. Sepi. sepertinya saya adalah pasien pertama. Ada dua orang berpakaian dinas. Pegawai puskesmas. Alhamdulillah. Tidak ditanya KTP. Ditanya nama, umur, dan alamat. Kemudian diperiksa oleh dokter. Ditanya keluhan saya. Demam dan sepertinya radang tenggorokkan. Kemudian menjalani periksa tekanan darah dan saluran tenggorokan.

Benar seperti dugaan saya. Demam yang saya alami diakibatkan oleh infeksi saluran tenggorokan. Saya mendapat 4 macam obat. Saya dikenai beaya IDR 2 000.00. Suatu harga yang menurut saya relatif lebih murah.

Teringat setahun lalu saya berobat ke salah satu rumah sakit umum swasta di daerah Cibinong. Keluhan batuk dan flu. Tidak pakai demam. Sudah tiga hari belum sembuh. Dikenai biaya lebih dari IDR 400 000.00. Namun demikian saya tetap prihatin dengan sebagian rakyat Indonesia yang ternyata masih tidak sanggup membayar beaya pengobatan. Walaupun hanya dipuskesmas.

Sampai dirumah langsung minum obat. Saya bertekad untuk sembuh. Tidur. Sudah hampir dua jam. Demam belum reda juga. Ini obat dosis rendah atau penyakit saya yang sudah gak mempan dengan obat puskesmas?

Tadi malam saya sempat minum obat demam yang dijual bebas. Hasilnya tidak sampai dua jam demam mulai reda. Saya jadi berpikir: itu obat bebas yang saya minum berbahaya tidak ya? Trus kenapa obat dari puskesmas reaksinya lambat? Baiklah. Tunggu reaksi setelah minum obat di sesi berikutnya.

Alhamdulillah. Saya minum obat di sesi kedua jam 13.00. Jam 15.00 demam sudah reda. Cuma masih sakit kepala. Saya merencanakan besok masuk kerja.

3 thoughts on “Radang Tenggorokan

  1. Radang tenggorokan adalah penyakit yang mudah untuk disembuhkan tanpa menggunakan obat2an kimia

    Sebab bisa disembuhkan secara alami dengan bahan2 tumbuhan yang ada disekitar kita.

    Ambil 1 lb daun lidah buaya (ukuran sedang)

    Kupas kulitnya, dan isinya cuci dengan air hangat untuk menghilangkan lendirnya.

    Kemudian potong kecil2 separoh ukuran dadu masukkan dalam sebuah gelas ukuran ½ lt

    Tambahkan 1 potong gula batu dan beri air panas 300 ml. Tutup gelas dan biarkan sampai agak dingin.

    Minum dan kunyah lidah buaya tsb, hanya untuk 1 hari saji, belum sembuh bikin lagi ,……JJ

    Khasiat selain untuk mengobati radang tenggorokan, bisa juga sebagai obat sakit gigi perbaikan gusi.

    Bisa juga sebagai minuman sehat pengganti nata de coco dengan menambahkan sirup pandan atau kelapa tambahkan air dingin.

    Wow sensasinya luar biasa.

    Silahkan coba

  2. Sekarang ini lagi pada musim pancaroba, jadi gampang kena batuk dan radang tenggorokan..perlu jaga makanan dan kondisi tubuh agar tetap fit. kalo perlu minum suplemen kali ya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s