Kipas Angin

Sejak semalam suami dan anak pertama saya demam. Pagi ini saya membawa mereka ke dokter, sehingga hari ini saya ijin untuk tidak masuk kerja. Setelah pulang dari dokter, saya membersihkan kipas angin. Baling-balingnya sudah mulai dipenuhi debu. Saya sangat tidak suka melihat kipas angin yang dipenuhi debu.

Rencananya, ada dua kipas angin yang akan saya bersihkan. Kipas angin di kamar depan dan kipas angin di kamar belakang. Keduanya adalah kipas angin yang posisinya menempel di dinding kamar. Kipas angin di kamar belakang sudah sukses  saya bersihkan.

Tiba giliran kipas angin di kamar depan. Ketika bermaksud akan mencopot baling-balingnya, lha kok seret. Saya paksa saja. Eh, malah terdengar suara “kletuk” dari dalam tabung mesinnya. Sepertinya ada sesuatu yang copot atau patah didalam tabung mesinnya. Kemudian ketika saya coba menyalakannya, tabung mesin kipas angin tersebut langsung dol. Alias tidak bisa berputar 180 derajat lagi. Malah sekarang menghadap kelangit-langit rumah. Wah gimana nih? Masak beli kipas angin baru? Mau diservis, dimana tukang servisnya? Mau minta tolong suami, Yang bersangkutan lagi tidur.

Saya mencoba memperbaiki sendiri saja deh. Saya membuka casing mesin kipas angin tersebut. Casingnya berbentuk tabung. Benar saja, ada benda yang terlepas. Beruntung benda tersebut hanya terlepas dari tempatnya. Bukan patah. Bentuknya seperti cakram bergerigi. Benda ini yang membuat tabung mesin kipas angin dapat berputar 180 derajat. Saya pasang lagi benda tersebut pada tempatnya.

Ketika saya coba menyalakan kembali kipas angin tersebut. Alhamdulillah, kipas angin tersebut sudah dapat berfungsi dengan baik. Ternyata masalahnya hanya sesederhana itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s