Suatu Renungan

Beberapa tahun belakangan ini, khususnya setelah saya lulus pascasarjana program studi matematika dari salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, saya meninjau kembali cara – cara saya dalam melakukan kegiatan belajar mengajar di kelas. Keuntungan yang saya dapatkan dalam mempelajari matematika pada program pascasarjana adalah bahwa saya dapat menyampaikan materi matematika SMA secara lebih sederhana jika dibandingkan dengan ketika kompetensi saya hanyalah lulusan sarjana pendidikan matematika. Saya tidak meremehkan lulusan sarjana pendidikan, justru perpaduan dari kedua jenjang pendidikan tersebut sangat membantu saya menjadi lebih baik dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar matematika di kelas.

Salah satu renungan saya adalah apakah saya bermaksud membentuk generasi pengguna atau generasi perancang. Apa beda kedua generasi tersebut?

Menurut saya, bagi seorang pengguna tidaklah penting baginya mengetahui asal usul atau bahkan konsep suatu formula dalam matematika, yang penting adalah dia tahu dan terampil dalam menggunakannya. Permasalahannya adalah ketika kasus yang diberikan berbeda sedikit saja dari biasanya maka dia kebingungan menentukan formula mana yang dapat digunakan. Atau bahkan yang paling tragis adalah dia dapat menggunakan suatu formula, namun dia tidak mengetahui apakah proses dan hasilnya benar. Sementara jika dia lupa akan suatu formula, maka dia tidak tahu harus mulai dari mana untuk menyelesaikan kasus tersebut. Disisi lain, bukankah pasti akan ada suatu mesin yang dapat menggantikan fungsi generasi operator ini?

Namun bagi seorang perancang, adalah sangat penting bahwa dia mengetahui atau bahkan menemukan sendiri, tentu saja tetap dalam bimbingan saya, asal usul atau bahkan konsep suatu formula dalam matematika. Dengan mengerti asal usul atau konsep suatu formula dalam matematika, seorang perancang akan dapat menyelidiki kebenaran proses dan hasil penyelesaian kasus yang diberikan. Jika dia lupa akan suatu formula maka dia tahu harus mulai dari mana untuk menyelesaikan kasus tersebut. Lebih lanjut dia akan dapat membangun penyelesaian secara benar dengan caranya sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s